Anies Baswedan di Debat Capres Kelima: Pengangkatan 700 Ribu Guru Harus Dipercepat

0 0
Read Time:1 Minute, 32 Second

sarkarinaukrirojgar.com, Jakarta – Calon presiden 01 Anis Baswedan menekankan pentingnya mengarusutamakan pendidikan dan mencerdaskan kehidupan negara saat debat calon presiden dan wakil presiden ke-5 yang digelar di Jakarta Convention Center, Minggu. 4 Februari 2024, malam.

Menurutnya, seluruh pengambil kebijakan di Indonesia harus bertanggung jawab penuh terhadap kesejahteraan pendidik. Anis menjelaskan, prinsip inilah yang menjadi landasan utama bagi para pendidik untuk mendidik anak secara efektif.

Anis juga membahas berbagai persoalan dunia pendidikan saat ini, seperti puluhan ribu guru emeritus yang sudah teridentifikasi sebagai guru P3K dan 1,6 juta guru yang belum teridentifikasi. Anis Baswedan menekankan perlunya pemerataan pendapatan bagi pendidik sebagai langkah awal penyelesaian permasalahan tersebut.

Untuk mencapai hal ini, Anis memerinci program-program yang dianggap penting, termasuk 700.000 pengangkatan guru untuk mempercepat persetujuan guru, beasiswa untuk anak-anak guru, dan tunjangan berbasis kinerja untuk guru dan peneliti.

Lebih lanjut, Anis menekankan perlunya mengurangi beban administrasi fakultas yang menghambat semangat mengajar dan penelitian. Anis berharap nilai-nilai yang dipetik dari prinsip ini lebih baik diterapkan pada guru yang bebas daripada beban administrasi yang tidak perlu.

 

 

 

Anis Baswedan dulu menegaskan, fokus kerja kesehatan saat ini adalah pada aspek medis atau terapeutik. Pendekatannya perlu mencapai keseimbangan antara promosi, pencegahan dan pengobatan, katanya. Selain itu, menurutnya seringkali persoalan kesehatan menjadi tanggung jawab Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan.

Anis mengatakan salah satu kendala utamanya adalah pola hidup yang tidak sehat.

Anis menegaskan, cara pengenalan, pencegahan, dan pengobatan harus dilakukan secara seimbang dan antar sektor. Anis mencontohkan, banyaknya upaya promotif dan preventif yang dilakukannya semasa menjabat Gubernur DKI Jakarta, seperti pembangunan air bersih, taman, jalur sepeda, dan jalur pejalan kaki di Pulau Seribu.

“Kami bangun trotoar rakyat lalu adakan festival olah raga,” jelas Anis.

Oleh karena itu, lanjut Anis, pendekatannya berorientasi sektoral, sehingga uang mengalir tidak hanya untuk layanan kesehatan, tapi ke semua bidang yang terkait dengan promosi dan pencegahan.   

Happy
Happy
33 %
Sad
Sad
33 %
Excited
Excited
33 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %