Toyota Recall Land Cruiser 300 dan Lexus LX600, Ini Bagian yang Bermasalah

0 0
Read Time:1 Minute, 40 Second

sarkarinaukrirojgar.com, Jakarta – Toyota Indonesia melakukan recall terhadap dua model populer, Land Cruiser 300 dan Lexus LX600. Produk yang terkena dampak adalah produksi Juli 2021 untuk LC300 dan produksi Januari 2022 hingga Januari 2024 untuk LX600.

“PT Toyota-Astra Motor (TAM) meminta maaf kepada pemilik Toyota Land Cruiser 300 dan Lexus LX600 produksi tahun tertentu atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan saat merujuk ke bengkel resmi Toyota atau Lexus terdekat.” Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto dalam keterangan resminya, Rabu (20/3/2024).

“Toyota telah mengidentifikasi kemungkinan masalah pada transmisi otomatis 10 percepatan pada dua SUV mewah kelas atas, sehingga perbaikan harus dilakukan untuk mencegah masalah keselamatan,” ujarnya.

“Kami meminta pelanggan untuk memeriksa apakah mobilnya ada dalam daftar penarikan,” katanya. “Tidak, pergilah ke bengkel Toyota atau Lexus untuk mendapatkan kembali ECU secara gratis.”

Toyota mengungkapkan kemungkinan ada masalah pada kopling pada transmisi otomatis 10 percepatan kedua model.

Saat tuas transmisi digeser ke posisi netral dan tekanan dilepaskan dari piston, kopling tidak langsung lepas dari cakram sehingga sebagian tenaga mesin masih tersalurkan ke roda.

Jika keadaan ini terjadi di permukaan datar dan rem parkir tidak diaktifkan, bisa menyebabkan kedua SUV kelas atas ini secara tidak sengaja terus melaju dengan kecepatan 6 km/jam. Hal ini meningkatkan risiko tabrakan jika pengguna tidak dapat mendeteksinya.

Nantinya, dalam pertemuan resmi Toyota dan Lexus akan dilakukan pemeriksaan dan program ECU untuk pengendalian transmisi otomatis.

Pemilik kendaraan yang terkena dampak disarankan untuk memesan layanan sehingga bengkel dapat mengatur penarikan kembali yang diperlukan.

Perkiraan waktu kerja sekitar 30 menit tanpa mengganti bagian apa pun. Seluruh proses pemeriksaan hingga pemeriksaan akhir sepenuhnya gratis.

Untuk pengecekan Toyota yang akan diperbaiki dapat dilihat di website resmi https://toyota.astra.co.id/ssc atau melalui customer service 24 jam Toyota di 1-500-315.

Selain itu, Toyota Interactive Virtual Assistant (TARRA) juga dapat digunakan melalui Whatsapp melalui 0811-1500-315.

Sedangkan untuk model Lexus dapat menghubungi Lexus Contact Center 24 jam sehari di +62-21390-9999 atau melalui WhatsApp di +62-821-80-900-900.

Sumber: Oto.com

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Toyota Investasi US$ 2 Miliar di Brasil, Demi Mobil Hybrid Baru

0 0
Read Time:1 Minute, 24 Second

sarkarinaukrirojgar.com, Jakarta – Produsen mobil Jepang Toyota mengumumkan akan berinvestasi 2,2 miliar dolar di Brasil dalam beberapa tahun ke depan. Demikian dikutip Wakil Presiden Brasil Geraldo Alcmin, Minggu (3/3/2024).

Setelah media lokal pertama kali memberitakan investasi baru tersebut, Toyota mengeluarkan pernyataan dan mengatakan demikian. Namun merek Negeri Matahari Terbit itu tidak mengomentari kemungkinan rencana di masa depan.

Geraldo mengumumkan di media sosial bahwa investasi tersebut akan diumumkan pada acara yang diadakan di pabrik Toyota di kota Sorocaba di negara bagian Sao Paulo.

Ia mengatakan, 2000 lapangan kerja akan tercipta dari investasi tersebut. Memperkenalkan model pekerjaan dan pasar baru.

Kolumnis surat kabar lokal O Globo, Lauro Jardim, yang melaporkan rencana investasi tersebut, mengatakan Toyota akan memproduksi mobil hybrid dan SUV di unit Sorocaba, tanpa menyebutkan model mana yang akan terpengaruh.

FYI, Toyota juga menjadi produsen mobil global terbaru yang mengumumkan rencana investasi tambahan di Brasil tahun ini.

Pada tahun 2023, dinamika penjualan kendaraan listrik (EV) di pasar global menunjukkan penurunan. Namun, tren ini tidak cukup membuat takut banyak pembuat mobil Jepang.

Produsen mobil Jepang nampaknya membiarkan seluruh dunia berlomba menuju elektrifikasi pada tahun-tahun sebelum baterai menjadi murah dan infrastruktur pengisian daya yang memadai dibangun secara luas.

Perlambatan dalam adopsi kendaraan listrik telah mendorong banyak eksekutif otomotif untuk menilai kembali optimisme awal mereka terhadap kendaraan listrik.

Merek-merek besar seperti Ford telah merevisi ekspektasi mereka terhadap F-150 Lightning, dengan General Motors menurunkan ekspektasi untuk target produksi sebesar 400,000. Kendaraan listrik Pertengahan tahun, pabrikan China seperti HiPhi bahkan sudah menghentikan produksi kendaraan listrik pada semester tersebut.

Sementara banyak pembuat mobil mengerem rencana kendaraan listrik mereka, banyak pabrikan Jepang terus mengerjakan lini mobil listrik mereka sesuai rencana.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %